Bandung, BEDAnews
Walikota Bandung Dada Rosada, menghadiri acara pagelaran seni budaya karo di yang digelar, Jumat (21/9) malam, di Istana Kana Jalan Kawaluyaan No. 9 Bandung yang juga dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Karo, Sumatera Utara Makmur Ginting, Ketua Kerukunan Masyarakat Karo Parahyangan (KMKP) Gembira Peranginangin, Penasehat KMKP Sampe Tuah Ginting, sesepuh dan masyarakat Karo se-Kota Bandung.
Menurut Dada Rosada, kota Bandung telah berkembang menjadi sebuah kota metropolitan, dengan karakteristik penduduk yang multi etnis, serta adat istiadat dan kepercayaan yang beragam pula.
Di tengah kemajemukan tersebut, lanjut Dada, suasana Kota Bandung yang kondusif tetap terpelihara dengan baik, sekaligus mengukuhkan Bandung sebagai rumah bersama di mana setiap perbedaan mendapatkan tempat untuk tumbuh dan berkembang dalam semangat kekeluargaan.
Kondisi yang kondusif di Kota Bandung tersebut lanjutnya, tidak terlepas juga dari kemampuan beradaptasi para pendatang termasuk warga Kota Bandung asal Sumatera Utara, yang bahkan mampu larut dalam adat istiadat masyarakat setempat.
Selain kemampuan warga yang beradaptasi, sebagai perekat semua kehidupan di Kota Bandung yang aman, kondusif dan harmonis, menurut Dada adalah Bandung Agamis, dimana Bandung sebagai rumah bersama antara muslim dan non muslim, etnis sunda dan non sunda serta Bandung sebagai miniaturnya NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia).
“Salah satu agenda prioritas pembangunan di Kota Bandung adalah Bandung Agamis, yang mana Bandung Agamis ini sebagai perekat dari perbedaan yang ada, sehingga Kota Bandung menjadi aman dan kondusif, “ Ujar Dada.
Walikota Bandung juga mengapresiasi pagelaran seni budaya karo yang diselenggarakan, dan berharap dapat mengukuhkan semangat kebersamaan agar menjadi modal sosial untuk secara bersama-sama meraih kesejahteraan lahiriah dan batiniah.
“Saya mengapresiasi pagelaran seni ini, karena hal ini sesuai dengan salah satu agenda prioritas pembangunan yaitu seni budaya,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu juga, Walikota Bandung Dada Rosada menerima pakaian adat Karo dan diberi gelar marga Sitepu. Selain itu Walikota juga ikut menari tarian khas dari karo bersama-sama. (Heru)













