Bandung, BEDAnews
Walikota Bandung, Dada Rosada, secara resmi membuka kegiatan penelusuran potensi dan kopetensi berbasis otak (brain) bagi 75 pejabat eselon III di lingkungan pemkot Bandung yang terdiri dari 23 orang Sekretaris pada Dinas, Badan dan Inspektorat, Kepala Bagian Sekretariat Daerah, Dewan, dan Inspektorat, direktur rumah sakit, serta seluruh Camat.
“Dengan potensi daya individu kita masing masing, berangkat dengan disiplin ilmu berbeda bersatu dalam satu wadah pemerintahan menyatukan persepsi dalam membangun masyarakat sehingga terwujud berbagai pembangunan di Kota Bandung,” kata Dada saat memberikan arahannya dalam acara yang digelar Senin (2/4) di Isola Resort Meeting Service UPI, Jl. Dr. Setiabudhi No. 229 Bandung.
Menurut Dada Rosada, pembangunan di Kota Bandung haruslah pembangunan yang berkelanjutan sejalan tujuh agenda prioritas. Adalah pembangunan yang dapat memenuhi kebutuhan saat ini, tanpa menghilangkan kemampuan generasi yang akan datang untuk memenuhi kebutuhannya.
Ada tiga syarat yang harus terpenuhi dalam pembangunan, yaitu terlanjutkan secara ekologi, ekonomi dan social. Apabila salah satu syarat tidak terpenuhi, maka akan terjadi keambrukan pembangunan, dengan demikian harus ada tanggung jawab aparatur untuk generasi yang akan datang, terang walikota.
Walikota berharap, dengan adanya pelatihan tersebut para aparatur dapat lebih meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “bapak dan ibu sebagai pemimpin yang mewakili saya, atau karena tugas pokok fungsi peranan dan tanggungjawab untuk menyampaikan atau melayani sesuatu kepada siapa saja harus benar,” tegasnya. (Bud)











