
Menurut AYEP ZAKI, Kota Sukabumi kini menempati posisi pertama, sebagai kota toleran di Jawa Barat dan peringkat ke-6 secara nasional, tentunya ini sebagai bukti nyata dari semangat kebersamaan dan kerja kolektif. Selain itu, Pemkot Sukabumi berhasil membentuk 33 Koperasi Merah Putih sebagai wadah kegiatan produktif masyarakat untuk menjauhkan warga dari paparan paham radikal.
Ini semua adalah hasil kolaborasi. Diakui AYEP ZAKI, Saya tidak bisa bekerja sendiri; Kota ini dibangun atas semangat gotong-royong. “Apa yang kami raih sekarang, termasuk menjadi kota toleran, merupakan prestasi seluruh warga,” tandasnya.
Sementara Mayjen SUDARYANTO menjelaskan, kalau semua kota bisa seperti ini. “Indonesia akan semakin kuat, tapi capaian ini tidak boleh membuat kita lengah, kita harus terus bekerja sampai titik maksimal,” tekannya.












