BANDUNG, BEDAnews.com – Kota Bandung minim lahan pertanian dan untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi 2,4 juta warganya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung memasok 96% bahan pangan dari luar Kota Bandung.
Wali Kota Bandung, Oded M. Danial menilai ketahanan pangan menjadi isu yang tak boleh diabaikkan. Apalagi jika mengingat ada potensi inflasi dan kenaikan harga jika pasokan dan permintaan tidak seimbang.
Untuk itu Walikota meminta Dinas Pangan dan Pertanian melakukan langkah-langkah taktis agar Kota Bandung memiliki ketahanan pangan yang mumpuni. Minimal bisa mengurangi ketergantungan pasokan dari daerah lain. Oded meminta agar mengutamakan pelibatan warga dengan upaya pendidikan ketahanan pangan. Salah satu program adalah urban farming.
Urban farming adalah upaya memanfaatkan lahan sempit di kawasan perkotaan untuk bercocok tanam. Kegiatan ini telah marak dilakukan di berbagai wilayah di Kota Bandung dan dipandang efektif untuk menyediakan kebutuhan bahan pangan tertentu bagi rumah tangga. Bahkan, ada pula yang pasokannya telah bisa dimanfaatkan untuk dijual sehingga bernilai ekonomi. Namun Oded menilai, upaya tersebut masih kurang masif.













