Ia pun berpesan, LPM sebagai pemimpin nonformal di masyarakat bisa lebih memahami hal-hal yang berkaitan tentang kemasyarakatan. Hal itu agar LPM Kota Bandung tetap juara.
“Saya pernah berdiskusi dengan Kepala Daerah lain tentang eksistensi LPM. Saya yakin LPM Kota Bandung itu paling juara dari sisi inovasinya. Jadi LPM harus bisa mendukung visi masyarakat, menjadi teladan, dan jadi pelayan masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat (DP3APM), Tatang Muhtar mengatakan, PIPPK merupakam program strategis yang sangat terkait dengan LPM, sehingga diperlukan koordinasi terkait peningkatan kinerjanya.
“Rapat koordinasi ini dapat meningkatkan kapasitas LPM dengan tujuan membahas rencana kerja LPM tahun 2020. Sekaligus bekolaborasi dengan Satgas Anti Rentenir terkait upaya dalam rangka pemberdayaan masyarakat,” katanya.












