“Dengan adanya tracer tersebut akan memudahkan Babinsa dalam memantau orang yang memiliki riwayat kontak erat dengan pasien yang terkonfirmasi,” ucapnya.
Selain itu, aplikasi penggunaan InaRISK juga bertujuan untuk mendeteksi penyebaran Covid-19 dan menyusun strategi pelaksanaan program, kebijakan, serta kegiatan untuk mengurangi risiko bencana Virus Corona.
InaRISK juga bisa digunakan untuk mengetahui risiko bencana alam yang akan terjadi disekitar, seperti banjir, cuaca ekstrem, gelombang ekstrem , abrasi, gempa bumi, kebakaran hutan dan lahan, kekeringan, letusan gunung api, tanah longsor, tsunami, dan bencana multibahaya. (Red/Pendam IV/Dip).













