Kecenderungan budaya politik Indonesia yang masih mengukuhi sikap paternalism dan sifat patrimonial. Di Indonesia, budaya politik tipe parokial kaula lebih mempunyai keselarasan untuk tumbuh dengan persepsi masyarakat terhadap objek politik yang menyandarkan dan menundukkan diri pada proses output dari penguasa.
Ini merupakan dilema interaksi tentang introduksi modernisasi (dengan segala konsekuensinya) melalui pola-pola yang telah lama berakar sebagai tradisi dalam masyarakat.
Jadi dinamisasi itu karakternya sudah jelas, dan elsistensinya akan berwujud saat berlangsung pemilihan yang di jelang pada November 2024 nanti.***













