Kelima: Nabi Adam AS dan istrinya Siti Hawa dikeluarkan dari surga karena memakan buah khuldi dan melanggar perintah Allah SWT. Mereka berdua lalu diturunkan ke bumi sebagai hukumannya dan peristiwa tersebut terjadi pada hari Jumat. Turunnya Nabi Adam AS dan Siti Hawa telah dijelaskan dalam Al Quran, tepatnya di dalam Surat Al-Baqarah ayat 36:
Artinya: “Lalu keduanya digelincirkan oleh syaitan dari surga itu dan dikeluarkan dari keadaan semula dan Kami berfirman: “Turunlah kamu! sebagian kamu menjadi musuh bagi yang lain, dan bagi kamu ada tempat kediaman di bumi, dan kesenangan hidup sampai waktu yang ditentukan”. (QS. Al-Baqarah[2]: 30).
Keenam: Hari Jumat merupakan waktu yang paling mustajab untuk berdoa dan meminta sebuah kebaikan dari Allah SWT. Kemustajaban hari Jumat telah dijelaskan oleh Nabi Muhammad SAW: “Dari Abu Hurairah r.a, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam membicarakan mengenai hari Jumat lalu ia bersabda, Di dalamnya terdapat waktu. Jika seorang muslim berdoa ketika itu, pasti diberikan apa yang ia minta” Lalu beliau mengisyaratkan dengan tangannya tentang sebentarnya waktu tersebut.” (HR. Bukhari no. 935 dan Muslim no. 852, dari sahabat Abu Hurairah).













