“Sekarang ini memang banyak desakan untuk melakukan penelitian dan sekarang ada lima metode yang dipakai lembaga ini. Tapi yang masih dominan adalah metode Iqra’. Memang sudah banyak metode lainnya seperti, metode 20 jam, metode 10 jam untuk membaca Al-Quran. Namun demikian, ini masih dalam seleksi yang mana bisa dilakukan oleh para guru yang bisa diimplementasikan pada murid- muridnya santri TKA,” ujar Andi.
Rakornas yang dihadiri oleh seluruh jajaran perwakilan pengurus dari 34 Provinsi ini, nanti akan membahas beberapa isu yakni terkait strategis yang Pertama, penetapan pelaksanaan Munas Ke-3 IKA BKPRMI yang belum dipastikan soal penentuan lokasi di Jakarta atau NTB.
Kedua, pembahasan tentang penyelenggaran kebudayaan nasional dibidang basis masjid. Ketiga, penerapan politik islam menghadapi Pemilu 2024.













