“Inilah masalah bangsa yang harus perlu diperhatikan,” terangnya.
Jika kita menilik dalam ajaran Islam, terkait literasi ternyata sudah ada sejak awal. Al-Quran mengenalkan literasi dengan istilah Iqra’, artinya bacalah. Dengan menerapkan model iqra diharapkan dapat meningkatkan minat baca.
“Melalui workshop ini, diharapkan dapat membuat suatu sistem manajemen yang luar biasa bagaimana tingkatkan minat membaca (seperti yang sudah diajarkan dalam Alquran). Agar bisa membaca, bisa menghapal, kemudian nanti menelaah dan menganalisa, mengkaji,” tutur Ariza.
Dikesempatan yang sama, Ketua Umum Pimpinan Pusat IKA BKPRMI, Dr. Andi Kasman, S.E, M.M menuturkan, sebenarnya
sistem pembelajaran Iqra sudah diterapkan melalui Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak-kanak Al-Quran. Dengan metode pembelajaran praktis membaca Al-Quran yang telah di launching sampai skala Internasional di Surabaya tahun 1989.













