Sementara, terkait keinginan Presiden Joko Widodo menggunakan Vaksin Nusantara sebagai booster, dr Jonny mengatakan pihaknya belum mendapatkan pemberitahuan resmi.
“Kita cuma dengar juga, belum pernah dengar langsung. Belum resmi ke tim Vaksin Nusantara maupun dokter Terawan. Itu kan katanya dibahas di rapat kabinet terbatas, Pak Jokowi memberikan arahan untuk tahun depan booster itu memakai Vaksin Nusantara atau Vaksin Merah Putih. Jadi, kita nggak tahu yang benarnya gimana, karena Pak Jokowi memberikan arahan pada rapat terbatas menteri,” kata dr Jonny.
Namun demikian, lanjut dr Jonny, pihaknya siap jika memang Presiden Jokowi ingin menggunakan Vaksin Nusantara sebagai booster.
“Pada dasarnya tim Vaksin Nusantara sendiri siap. Kita siap,” ucapnya.













