“Mengkonsumsi makanan bergizi dan sehat menjadi penting bagi anak – anak, karena dengan memakan makanan sehat dan bergizi lah akan menciptakan anak – anak yang mampu bersaiang di kancah Internasional,” jelas Asrid Khairunisha.
Menambahkan, Ade Tias Maulana selaku sebagai perwakilan Badan Gizi Nasional memberikan penjelasan terkait proses alur dari program MBG ini yakni satu dapur akan melayani 3000 siswa yang berada di sekolah- sekolah sekitar dapur tersebut.
“Oleh karena itu penambahan dapur-dapur baru kedepannya sangat diharapkan agar program ini dapat segera dinikmati oleh para anak – anak peserta didik yang ada di seluruh Indonesia baik sekolah negeri maupun swasta.
Senada, Anyelir Puspa Kemala sebagai perwakilan BGN yang hadir melalui video zoom menyampaikan mengenai mekanisme terkait tata cara untuk menjadi mitra Badan Gizi Nasional dalam hal pembuatan dapur.













