“Kalau misalnya ingin suatu PAUD yang betul-betul memenuhi standar apa yang diharapkan oleh kementerian,” ungkap Rektor Didin.
Center of Excellence (CoE) tidak menutup kemungkinan untuk menambah atau bekerjasama dengan pihak lain.
“Karena kebetulan kita tidak ada fakultas kependidikan, paling kita kerjasama dengan pihak (universitas) lain. Jadi kolaborasi nanti dengan banyak pihak, dari sisi keilmuan kita punya seperti ini, yang lain (punya) seperti ini. Jadi bisa menjadi sebuah model yang bagus,” pungkasnya.
Sementara, Kenji Asari, selaku pihak yang ditunjuk sebagai Ketua CoE periode pertama menyampaikan selamat atas capaian yang sudah diraih di 100 hari kerja struktural USB YPKP Bandung. Dirinya juga bersyukur di 100 hari kerja struktural, USB YPKP Bandung berkenan untuk bekerjasama mendirikan Center of Excellence.













