Karena, lanjutnya, memang sampai saat ini kita tahu Amerika belum banyak mengeluarkan kebijakan-kebijakan luar negeri. Jadi kita belum bisa tahu reaksi negara tersebut. Jadi kita belum bisa mengukur positif dan negatifnya usai Indonesia bergabung ke BRICS maupun OECD, jelasnya.
Sementara, Rektor USB YPKP Dr. Didin Saepudin menyambut baik dengan adanya kegiatan yang dilakukan BKSAP DPR RI berdiskusi dengan para akademisi di USB YPKP terkait konteks ekonomi internasional negara Indonesia.
“Ada forum diskusi yang luar biasa, selain masukan dari kami yang ditampung oleh para wakil rakyat di DPR RI. Dengan kegiatan ini kita berharap bisa menguatkan posisi Indonesia di kancah global kaitannya dengan masuknya Indonesia ke BRICS dan rencana kedepan ke OECD,” tutur Dr. Didin.













