Menurut Guru Besar bidang Politik itu, akreditasi unggul merupakan capaian tertinggi dalam konteks pemeringkatan perguruan tinggi di Indonesia. Capaian tersebut akan menjadi spirit untuk lebih maju lagi dalam pengelolaan perguruan tinggi guna mempertahankan keunggulan universitas.
Khusus untuk tahun yang akan datang prosesnya akan bersifat kuantitatif dan tidak lagi ada proses asesmen di lapangan karena berdasarkan data, jumlah guru besar, lektor kepala, jurnal dan lainnya semua serba kuantitatif, dan UMJ harus mempertahankan keunggulannya itu.
Rektor UMJ menyebutkan, adanya beberapa tantangan ke depan terkait masih banyaknya Program Studi (Prodi) yang belum unggul dan akan terus didorong untuk meraih predikat unggul. Ia juga mengingatkan, UMJ setelah memperoleh akreditasi unggul akan menjadi perhatian bagi calon mahasiswa serta bagi para orangtua calon mahasiswa karena akreditasi menjadi pertimbangan untuk memilih kampus.













