Event olahraga internasional ini akan diikuti oleh 24 negara termasuk salah satunya Israel.
Pada tahun 1958, Indonesia pernah menolak bertanding dengan Israel saat kualifikasi Piala Dunia.
Presiden Soekarno bahkan melarang negeri itu untuk menjadi peserta Asian Games di tahun 1962 karena tidak memiliki hubungan diplomatik dan tidak memberi visa bagi atlet dan officialnya. (inilahkoran.id, 15/05/23).
Sikap tegas yang diambil oleh MUI sangat tepat. Sebagai negara muslim terbesar di dunia kita seharusnya merasakan penderitaan yang dialami saudara-saudara kita di Palestina.
Jika kita dengan tangan terbuka menerima kedatangan tim sepak bola Israel, berarti kita menyetujui penjajahan dan kekejaman mereka atas penduduk Al-Quds. Apalagi kebrutalan mereka terus digencarkan meski saat ini umat muslim tengah melaksanakan ibadah di bulan suci Ramadan.













