“Kita semua menyadari bahwa gizi merupakan faktor penting dalam mendukung tumbuh kembang anak dan menjaga kualitas kesehatan masyarakat. Gizi yang baik dan seimbang adalah kunci untuk menciptakan generasi masa depan yang sehat, cerdas, dan produktif,” ujar Tutik Kusuma Wardhani.
Ia juga menyoroti bahwa permasalahan gizi seperti stunting dan malnutrisi masih menjadi tantangan yang harus diatasi secara bersama. Karena itu, program MBG diharapkan dapat menjadi solusi untuk meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus memperkuat fondasi kesehatan generasi muda.
Selain berdampak pada sektor kesehatan, Tutik menilai program MBG juga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Program ini mendorong keterlibatan petani, nelayan, peternak, serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sebagai pemasok bahan pangan sehingga mampu meningkatkan perekonomian lokal serta membuka lapangan kerja baru.













