Tujuannya, bertumbuhkembangnya semangat kebersamaan yang didorong oleh semangat berbangsa dan bernegara. Juga menumbuhkan rasa cinta tanah air, bangga terhadap identitas nasional, dan semangat rela berkorban demi negara. “Serta mendorong warga negara untuk sadar berbangsa, bernegara dan memahami Pancasila sebagai ideologi bangsa,” papar Sugito.
Dan untuk mencapai tujuan itu, tentu ungkap Sugito berbagai tantangan dalam kehidupan kebangsaan Indonesia. Tantangan itu bisa berupa eksternal, berupa gelombang arus globalisasi dan pertarungan ideologi melalui media masa. Juga tantangan internal yang bersumber dari keberagaman kebudayaan, agama, suku, ras. “Dan itu akan melemahnya penghayatan terhadap nilai-nilai Pancasila,” ujarnya.













