Selain itu, gelaran pun harus memiliki nilai komersial sehingga bisa berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat sekitar.
“Undang sponsor. Libatkan semua industri kreatif di sekitar supaya berdampak ekonomi,” katanya.
Terakhir, menurutnya kegiatan yang diselenggarakan harus didukung oleh pemerintah daerah.
“Pemerintah daerah harus ikut mendukung, kalau ada yang kurang dibenahi, dibantu, di-support. Kalau begitu, akan mengembangkan pariwisata di daerah masing-masing,” katanya.
Lebih lanjut, Emil mengingatkan pihak terkait agar setiap gelaran tidak menyalahi aturan terutama menyangkut agama.
“Jangan tergoda bisnis pariwisata yang melanggar syariat, supaya negeri ini tetap ada dalam keberkahan,” ucapnya.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan, WJCoE merupakan salah satu strategi pemasaran yang dilakukan rutin setiap tahun untuk meningkatkan akseptasi pasar nusantara maupun mancanegara.













