Selain itu, prangko berfungsi sebagai collected items (fillatelis), alat edukasi masyarakat seperti terkait kebudayaan suatu bangsa, sejarah dunia, media komunikasi dan promosi pariwisata, dan momentum sejarah.
Secara fisik prangko dicetak menggunakan material sekuriti berupa kertas, tinta, foil dan teknik cetak sekuriti (bisa berupa teknik cetak offset, rotogravure, intaglio, hot stamping, screen print, perforasi, dan digital numbering).
*Digital Stamp*
Pada tahun 2022 ini telah dicanangkan adanya uji coba penerbitan prangko digital atau prangko yang dikemas secara hybrid, yaitu prangko konvensional yang dilengkapi fitur digital, baik berupa barcode atau QR code.
Barcode atau QR code ini bisa menampilkan deskripsi prangko dan atau sebagai alat track and trace kiriman yang menggunakan prangko, sehingga pengguna jasa pengiriman pos dapat melacak dimana posisi barang kirimannya.










