“Uang Rp3 juta itu saya pakai modal untuk berjualan sendal dan tas keliling kampung. Sambil menyicil kredit ke BRI, saya juga mengumpulkan modal untuk membangun toko,” ujar Bunyamin.
Kegigihannya dalam usaha berbuah manis. Pada 2009, Bunyamin berhasil merealisasikan impiannya untuk membangun toko Alat Tulis Kantor (ATK) dan peralatan sekolah di depan rumah. Seiring berjalannya waktu, usaha Bunyamin semakin berkembang dan dukungan Bank BRI kepadanya juga semakin besar.
Tahun 2018, Bunyamin mendapatkan pinjaman modal usaha lagi dari BRI untuk membuka toko emas di samping toko ATK miliknya. Berkat keuletannya, Bunyamin dan istri berhasil menjalankan bisnis jual beli emas yang kini menjadi pemasukan utama bagi keluarga.
Jadi Agen BRILink
Melihat keberhasilan Bunyamin menjalankan usaha, Bank BRI memberikan kepercayaan untuk mengucurkan pinjaman sebesar Rp500 juta selama dua periode cicilan.













