Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Berli Hamdali Gelung Sakti, menambahkan kesehatan keluarga erat kaitannya dengan ketahanan keluarga.
Dijelaskannya, ada empat penerapan pendekatan Ketahanan Keluarga, diantaranya Keluarga Berkumpul (dengan meluangkan waktu antar keluarga tanpa disibukkan dengan gawai, televisi, atau alat elektronik lainnya), Keluarga Berinteraksi (dimana semua anggota keluarga meluangkan waktu berkumpul dan saling bercengkrama), Keluarga Berdaya (dimana semua anggota keluarga dapat memanfaatkan potensi yang dimiliki untuk tidak bergantung pada pihak lain), serta Keluarga Peduli dan Berbagi (suatu kegiatan dimana keluarga yang lebih mampu memiliki kepedulian untuk berbagi kepada orang lain.
Disebutkannya, Harganas 2019 ini, pada intinya, kesehatan keluarga dan ketahanan keluarga itu berkaitan, bagaimana membentuk ketahanan keluarga kalau anggota keluarganya tidak sehat secara fisik dan psikis.













