Salah satu upaya yang diharapkan adalah menerapkan gerakan 18-21. Gerakan 18-21 mengandung arti pada pukul 18.00 s.d 21.00 WIB semua anggota keluarga pada kurun waktu tersebut berkumpul bersama untuk matikan HP/ Gadget, laptop, komputer. Lakukan komunikasi atau interaksi sesama anggota keluarga.
“Jadi selama tiga jam antara pukul 18 sampai 21, keluarga memberikan kualitas terbaik untuk mengobrol, makan bersama, mengaji bersama atau belajar bersama.” Katanya.
Istri gubernur Ridwan kamil itu berharap, Program Gerakan 1821 bisa mengembalikan kualitas keluarga yang menanamkan nilai-nilai positif.
Lebih jauh dikatakannya, Peringatan hari keluarga nasional (Harganas) 2019 mengandung makna sebagai Hari Keluarga: Hari Kita Semua, dengan tagline “Cinta Keluarga, Cinta Terencana”. Untuk itu, Atalia Praratya berharap melalui Program Gerakan 18-21 bisa mengembalikan kualitas keluarga yang menanamkan nilai-nilai positif dan dapat mendekatkan dan meningkatkan kembali interaksi antara anggota keluarga.













