BANDUNG, BEDAnews – Di tengah gempuran budaya dan karakter tokoh pahlawan dari barat, Toto Hadiyanto masih kukuh mengukir kayu di rumahnya.Tangannya teliti menciptakan karakter-karakter wayang golek mulai Pandawa Lima hingga Panakawan.
Toto menjadi salah satu perajin wayang golek yang masih tersisa di Kota Bandung.
Pria berusia 58 tahun itu menggeluti kerajinan wayang golek lebih dari 33 tahun yakni sejak tahun 1990. Setiap hari dia membuat wayang tersebut di rumahnya, di Kelurahan Karang Pawulang Kecamatan Mandalajati Kota Bandung.
“Saya belajar membuat wayang golek secara autodidak. Awalnya karena hobi terus cari kerja susah, akhirnya jadi perajin,” kata Toto saat ditemui di rumahnya, awal pekan ini.
Jenis wayang yang sering Hendra buat yaitu Pandawa Lima dan Panakawan. Menurutnya, kedua wayang tersebut paling diminati atau paling banyak dipesan oleh konsumen.













