“Di kawan-kawan mahasiswa juga tidak ada narasi untuk mengarah ke istana, tapi memang murni karena persoalan revisi UU KPK. Kalau ada isu itu berarti ada yang menunggangi,” katanya.
Acep mengimbau kepada seluruh mahasiswa FL2MI di berbagai wilayah di Indonesia agar membuat analisis kajian tentang Rancangan Undang-Undang, yang tidak berpihak kepada kepentingan rakyat.
“Kepada seluruh elemen gerakan mahasiswa agar tetap fokus pada narasi perjuangan (penolakan RUU). Tetap waspada agar tidak ditunggangi kepentingan elit politik,” tandasnya. [mae]













