BANDUNG. BEDAnews.com – Dorongan terhadap Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Brigjen TNI Pur. Taufik Hidayat untuk maju dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat periode 2024-2029 dari tokoh masyarakat dan berbagai komunitas yang ada di Bandung dan Jawa Barat semakin menguat. Hal ini terlihat dari kehadiran banyak tokoh masyarakat dan komunitas komunitas dalam gelaran silaturahmi yang selenggarakan oleh Taufik Hidayat dengan tokoh masyarakat se-Jawa Barat, di rumah pribadi Taufik Hidayat di Ciumbuleuit, Kota Bandung pada Jumat malam (2/7/2024).
Selain Tokoh masyarakat dan Pimpinan komunitas yan ada di Jabar. Kegiatan ini juga dihadiri petinggi Partai Gerindra Jabar dan Bakal Calon Walikota Bandung Ridwan Dhani Wirianata.
Dalam silaturahmi ini membahas terkait dengan persiapan partai Gerindra dalam menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2024.
Bahkan, Taufik Hidayat sempat menyatakan kesiapannya untuk maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Barat. Hal itu dikatakannya saat menanggapi pertanyaan dari para kader dan tokoh masyarakat.
“Kalau dibilang siap, ya saya siap (maju di Pilgub Jabar). Tapi biarkan rakyat memilih,” kata Taufik.
“Ya, semuanya perintah, kalau kita pimpin Jabar ya ditanya belum puas ya belum. Beberapa dua tahun lalu DPC dukung Taufik gubernur, tapi yang saya pikirkan Prabowo Presiden,” tambahnya.
Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa seorang pemimpin harus lebih mendahulukan kepentingan masyarakat.
“Jangan ngambil kesenangan dari keringat rakyat. Harus jadi pemimpin yang siap berjuang demi masyarakat,” bebernya.
Tak hanya itu, menurut Taufik, pemimpin juga harus bisa membuat masyarakat tenang dengan kehadirannya. “Kehadiran pemimpin harus bisa dirasakan dari masyarakat,” bebernya.
Sementara itu, Bakal Calon Walikota Bandung Ridwan Dhani Wirianata menyampaikan tentang kesiapannya maju di Pilkada atau Pilwalkot Bandung 2024.
Dia menyoroti sejumlah permasalahan yang ada di Kota Bandung seperti masalah pembangunan dan pendidikan. Bahkan secara khusus Ridwan menyoroti polemik PPDB baru-baru ini.
“Tentunya masalah pendidikan ini menjadi sangat urgen. Kedepannya nanti kita akan mendorong masalah ini (pedidikan) ke tingkat Pemerintah Provinsi dan pusat, supaya bisa terselesaikan,” ucap Ridwan. @













