ABI KHOLIL juga menduga, adanya ketidak beresan ditubuh instansi tersebut, contoh: Tidak adanya dukungan dalam kegiatan yang didanai oleh BOK TA 2024 seperti dalam pelaksanaan LOKAKARYA MINI TRIBULANAN LINTAS SEKTOR, selama tahun 2024; ke dua, transparansi keuangan yang tidak jelas; ke tiga, Adanya INTIMIDASI kepada beberapa karyawan; ke empat, Komunikasi dan Koordinasi dengan karyawan tidak berjalan dan ke lima, banyak keluhan dari masyarakat tentang pelayanan, katanya.
Ibu JULI, selaku Kepala Puskesmas Limusnunggal saat dijumpai awak media, MEMBANTAH KERAS kalau masalah pelayanan kepada masyarakat pasien buruk atau apapun istilahnya. “Sampai sekarang sejak dua tahun lalu saya menjabat di TU ini, tidak ada masalah dengan masyarakat pasien, tidak ada yang komplain, biasa-biasa saja, aman-aman saja,” tegasnya.












