“Melalui sosialisasi ini, kami ingin memastikan masyarakat memahami bahwa setiap anak memiliki hak untuk tumbuh dengan aman, sehat dan bebas dari segala bentuk kekerasan. TNI akan terus mendukung program pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang ramah anak. Perlindungan anak bukan hanya tugas orang tua, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya menegaskan.
Selain memberikan penjelasan seputar bentuk-bentuk kekerasan, narasumber juga mengajak warga untuk membangun pola asuh positif di dalam keluarga. Pola asuh yang baik disebut sebagai fondasi utama agar anak tumbuh dengan kuat secara mental dan bebas dari risiko penelantaran maupun eksploitasi.
Bhabinkamtibmas Aiptu Sofyan yang turut mendampingi kegiatan ini juga menambahkan bahwa, pengawasan dari masyarakat sangat dibutuhkan untuk menekan potensi kasus kekerasan.












