Kebakaran dipicu kelalaian kecil namun berdampak besar. Pramutahar, pemilik rumah, menyalakan tungku kayu bakar untuk memasak dagangan gorengan dan bakso. Merasa api sudah padam usai disiram air, ia meninggalkan dapur. Namun bara di arang belum sepenuhnya mati dan dalam hitungan menit, api menjalar cepat menyambar kayu di sekitarnya.
“Saya sangat menyesal… saat saya kembali, rumah sudah terbakar hebat. Saya kira apinya sudah mati,” ujar Pramutahar, penuh penyesalan, menatap puing-puing rumahnya yang hangus.
Beruntung, dalam kekacauan itu, kerja sama lintas sektor terwujud nyata. Petugas Damkar menyasar titik api utama, sementara anggota TNI dan Polri dengan sigap mengevakuasi barang-barang penting, mengatur lalu lintas warga, dan menjaga ketertiban di lokasi.











