Usai apel, ketiga pimpinan, Dandim, Kapolres dan Kalaksa BPBD melakukan pemeriksaan pasukan dan peralatan. Deretan kendaraan patroli, tenda darurat, hingga perahu karet satu per satu dicek kondisinya. Tak hanya itu, simulasi tanggap darurat juga digelar. Dalam skenario latihan, petugas mengevakuasi korban longsor di medan sulit, memperlihatkan kerja sama apik antarinstansi.
Di sela kegiatan, suasana kebersamaan begitu terasa. Anggota TNI membantu relawan merapikan tenda, sementara personel Polri mengatur lalu lintas agar kegiatan berjalan lancar. Beberapa warga yang menonton dari kejauhan tampak mengabadikan momen itu lewat gawai mereka. “Senang lihat aparat dan relawan kompak begini. Jadi merasa lebih aman,” ujar Siti, warga Kelurahan Ngantru, yang turut menyaksikan apel tersebut.













