Acara tersebut turut dihadiri oleh Kepala Desa Jati, perangkat Desa, BPD, tokoh masyarakat dan perwakilan kelompok usaha lokal. Kehadiran Babinsa di tengah forum ini mempertegas peran strategis TNI sebagai mitra masyarakat dalam pembangunan wilayah.
Keterlibatan TNI, khususnya Babinsa, di berbagai kegiatan sosial-ekonomi Desa menjadi penanda transformasi pendekatan pertahanan negara. TNI tidak hanya hadir dalam konteks keamanan, tetapi juga dalam penguatan ketahanan sosial dan ekonomi warga melalui pendekatan humanis.
Diharapkan, pembentukan Koperasi Merah Putih ini mampu menjadi percontohan sinergi positif antara masyarakat, pemerintah Desa, dan aparat kewilayahan, serta mempercepat terwujudnya kemandirian ekonomi lokal berbasis nilai-nilai Pancasila. (Red).













