Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Beni Maradona, S.Sos. melalui Danramil Tangan-Tangan Lettu Inf Syaifannur kepada media ini menyebutkan, kobaran api di lahan itu pertama kali diketahui oleh Keuchik (Kepala Desa) Gunung Cut, Husni Fatria Nur, sekira pukul 16.00 WIB, saat dirinya hendak pergi meninjau sawah.
“Saat itu juga pak Keuchik langsung laporan ke kita, dan menggerakkan warga lainnya untuk ke lokasi, melakukan pemadaman dengan alat seadanya,” ungkapnya.
Danramil menyebut, berselang 45 menit kemudian satu unit Damkar dari Kecamatan Manggeng tiba di lokasi dan bergabung dalam proses pemadaman. Kobaran api berhasil dipadamkan sekira pukul 17.20 WIB.
Dari hasil pendataan, diketahui lahan semak belukar seluas setengah hektar itu milik salah satu warga setempat, Cut Epi (45).












