Saat tiba di lokasi, didapati adanya kapal tersebut. Setelah kapal dapat dikuasai oleh Patroli Kamla, dilaksanakan penggeledahan terhadap ABK dan muatan kapal dan ditemukan beberapa alat bukti yang digunakan untuk mengebom ikan diantaranya 13 buah bahan peledak botol besar dan 15 buah botol kecil, 49 botol kosong yang belum dirakit, kompresor, 1 buah mesin dompeng, 2 buah seher, 3 buah tali kompresor, 2 tali pelampung, 3 pack korek api kayu, 1 buah kacamata selam, 1 buah mesin penghisap air, 2 buah GPS Garmin, 1 buah dakor, 2 buah tongkat dayung, 45 buah dupa bakar, 1 kotak bubuk misiu, 191 sumbu peledak, selang kompresor 2 gulung, serta 22 kg bubuk potasium.
Adapun ikan yang sudah ditangkap menggunakan bahan peledak berjumlah kurang lebih 1 Ton ikan. Semua barang bukti beserta 7 orang ABK telah diamankan oleh petugas di Mako Lanal Nias untuk proses penyelidikan lebih lanjut.












