Berkat mengatakan, posisi geografis Kepulauan Riau yang berada di jalur pelayaran internasional serta memiliki wilayah perairan yang luas membuat pengawasan terhadap aktivitas pelayaran menjadi tantangan tersendiri. Kondisi tersebut sekaligus menuntut koordinasi yang semakin kuat di antara berbagai instansi.
“Sinergitas, koordinasi, pertukaran informasi, dan kerja sama antarinstansi menjadi sangat penting untuk mempersempit ruang gerak para pelaku kejahatan,” tegasnya.
Kodaeral IV, lanjut Berkat, akan terus memperkuat koordinasi dengan BNN, Bea Cukai, Polri serta instansi terkait lainnya. Pengawasan bersama dinilai menjadi kunci untuk mencegah wilayah perairan Kepri dimanfaatkan sebagai jalur masuk narkotika ke Indonesia.
Keberhasilan pengungkapan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat sistem pengawasan laut. Dengan sinergi yang berkelanjutan, aparat penegak hukum optimistis ruang gerak jaringan penyelundupan narkotika dapat semakin dipersempit.













