Dankodaeral IV memberikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat dalam operasi tersebut. Menurutnya, keberhasilan menggagalkan penyelundupan narkotika dalam jumlah besar menunjukkan efektivitas kerja sama antarlembaga dalam mengawasi wilayah perairan Kepri.
“Pengungkapan ini menjadi bukti nyata bahwa sinergitas dan kolaborasi antarlembaga dalam menjaga wilayah perairan Kepulauan Riau terus berjalan dengan baik,” ujar Berkat.
Ia menegaskan, TNI AL, khususnya Kodaeral IV, berkomitmen mendukung setiap langkah pemerintah dan aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran serta penyelundupan narkotika, terutama yang memanfaatkan jalur laut.
Selain mengamankan sekitar 2,6 ton methamphetamine cair, petugas juga menemukan sekitar 1,57 juta batang rokok ilegal. Dalam operasi tersebut, sebanyak 10 awak kapal berkewarganegaraan Myanmar turut diamankan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.













