Pada tahap awal, pembersihan diprioritaskan di rumah dinas guru, khususnya pada ruangan ke-6 hingga ke-10. Hingga sore hari, progres pembersihan telah mencapai sekitar 77 persen dan akan terus dilanjutkan hingga seluruh bangunan dinyatakan bersih dan layak digunakan.
Di tengah keterbatasan pasokan air bersih yang menjadi kendala utama, prajurit TNI AD tetap bekerja maksimal untuk memastikan proses pemulihan berjalan optimal. Kehadiran TNI AD di lokasi tidak hanya mempercepat pembersihan, tetapi juga memberikan rasa aman serta semangat bagi masyarakat terdampak.
Kegiatan ini merupakan wujud komitmen TNI Angkatan Darat untuk selalu hadir di tengah masyarakat, khususnya dalam membantu pemulihan pascabencana serta menjaga keberlangsungan pendidikan generasi muda di wilayah Aceh Tengah. (Dispenad)













