Oleh: Mayjen TNI (Purn) Fulad (Penasihat Militer RI untuk PBB 2017–2019)
JAKARTA || Bedanews.com – *PENDAHULUAN*
Dunia saat ini tengah berubah dengan cepat. Pola persaingan antarnegara tidak lagi semata-mata mengandalkan kekuatan otot atau jumlah tank, tetapi lebih pada penguasaan data, teknologi drone, dan kecepatan beradaptasi.
Peristiwa perang antara Iran melawan AS dan Israel pada Februari 2026 menjadi momentum penting bagi kita semua. Bukan karena skala kerusakannya, melainkan karena cara perang itu berlangsung sangat berbeda dari ekspektasi kita selama ini. Sekitar 300 drone dan rudal murah mampu melumpuhkan sistem pertahanan yang tergolong paling mahal di dunia. Markas militer lumpuh akibat serangan siber, bukan karena bom. Opini publik pun diarahkan oleh hoaks, bahkan sebelum tembakan pertama dilepaskan.













