Demikian berbagai penyuluhan yang dikemas sebagai sasaran non-fisik turut dilaksanakan seperti Wasbang, radikalisme, Kamtibmas, Narkoba, Stunting, penanggulangan bencana, ketahanan pangan, pertanian, Industri kecil, KB, Posyandu, peternakan, pemanfaatan sampah organik, hingga Bazar UMKM, Baksos, penanaman pohon, olahraga bersama dan Istighosah.
TMMD memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat karena pada pelaksanaannya melibatkan seluruh elemen mulai dari TNI, Polri, Pemerintah Daerah hingga masyarakat untuk saling gotong-royong dengan semangat kebersamaan, persaudaraan, persatuan dan kesatuan bersinergi menjadi satu untuk membangun daerah.
“TMMD adalah wujud kemanunggalan TNI dengan rakyat, karena didalamnya terkandung makna untuk memelihara dan meningkatkan persaudaraan, persatuan dan kebersamaan,” tutup Kapendam. (Red/Pendam IV/Dip).













