“Penggunaan CAT juga menjamin kesetaraan bagi seluruh peserta, karena seluruh proses dilakukan dengan mekanisme dan standar yang sama di setiap titik lokasi. Dengan demikian, hasil yang diperoleh sepenuhnya mencerminkan kompetensi peserta,” terangnya, Selasa (14/04/2026) di Kantor BKN Pusat, Jakarta.
Ia juga menyampaikan bahwa, peran BKN dalam seleksi ini merupakan komitmen dalam memperluas penerapan sistem seleksi berbasis merit yang kredibel dan terpercaya.
Tidak hanya digunakan dalam seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) dan sekolah kedinasan, CAT BKN kini telah dimanfaatkan secara luas untuk berbagai kebutuhan seleksi non-ASN, termasuk seleksi perguruan tinggi.
BKN menunjukkan bahwa, pemanfaatan teknologi seleksi yang transparan dan akuntabel menjadi kunci dalam membangun kepercayaan publik, serta memastikan proses rekrutmen yang adil dan berkualitas di berbagai sektor. (Red).













