CIMAHI, BEDAnews
Ada nuansa berbeda, saat pentas music yang bertajuk Special Night With Tjimahi Choir digelar di Pandiga Educreation, Jalan Sirnarasa Cibabat Cimahi Utara Sabtu (25/5) malam. Betapa tidak, komunitas vokalis Cimahi ini mampu memukau penonton. Helatan Special Night With Tjimahi Choir kali ini menampilkan beberapa genre musik dan mampu menghibur penonton yang hadir malam itu. Suguhan beberapa genre music malam itu makin membuktikan bahwa Cimahi memiliki potensi yang sangat luar biasa dibidang musik.
Diawali dengan lagu-lagu balada milik Iwan Fals, penonton pun diingatkan kembali dengan tembang-tembang lawas milik grup legendaris Koesplus yang dimainkan Scudetto Band, disusul penampilan Wawan Darmawan dan Kawan-kawan yang kental warna Blues. Penontonpun enggan beranjak dari tempat duduk, lagu-lagu The Beatles meluncur apik dari Little Band, yang dikomandani Iwan Sahara, musisi senior yang sudah punya nama di balntika musik tanah air.
Kerinduan penonton akan warna musik yang berciri khaspun makin terobati, saat pasukan Agus Bastaman dan Ria Sukarianti, Tjimahi Choir, tampil di puncak acara . Sajian tembang lawas milik grup legendaris Queen meluncur apik dari para vokalis senior Cimahi ini. Belasan lagu yang disuguhkan Tjimahi Choirpun malam itu, mampu membius dahaga penikmat musik Kota Cimahi.
Saat pengantar acara, penggagas Thimahi Choir Agus Bastaman mengatakan, “Special Night With Tjimahi Choir ini merupakan konser kami yang kesekian kalinya, setelah kelompok vocal ini dibentuk dua tahun lalu, Tjimahi Choir merupakan wadah para pecinta seni khususnya senii musik di Kota Cimahi, “ katanya.
Dikatakannya, potensi pemusik dan pegiat seni yang ada di Cimahi ini sangat merindukan adanya gedung kesenian di Kota Cimahi. Nemun meski belum ada gedung kesenian, keberadaan Gedung Sudirman yang berubah nama menjadi The Historich cukup mengobati kerinduan warga Kota Cimahi akan keberadaan gedung kesenian.
Sementara itu, Kepala Dinas Kopreasi Perindustrian Perdagangan Pertanian dan Peternakan Kota Cimahi Budi Rahardja mengatakan, dinas yang dipimpinnya ini salah satunya membidangi masalah budaya dan pariwisata. Diapun sangat mengapresiasi inisatif yang ditunjukan Tjimahi Choir ini. “Kami sangat mengapresiasi acara seperti ini, karena tanggungjawab mengembangkan kreativitas tak hanya ada dipundak pemerintah saja, namun semua pihak harus ikut terlibat didalamya. Sedangkan soal gedung kesenian, memang menjadi perhatian kami, namun dengan keterbatasan lahan hingga kini Cimahi belum memiliki gedung kesenian,” pungkas Budi. (Bubun M)











