Mari kita mengenang dan meneladani semangat hijrah Nabi dan para sahabat, untuk hijrah dari kondisi lama kepada kondisi baru yang lebih baik dan menyenangkan. Hijrah dalam konteks ini pergantian tahun 2023 ke tahun 2024. Siap untuk berubah megisi lembaran baru tahun 2024.
Kelima, kuatkan niat dan tekad perbaiki diri; Tidak ada manusia yang memiliki kesempurnaan fisik maupun nonfisik, terlebih strata sosial dalam masyarakat. Kondisi yang kurang atau salah menjadi dasar kita untuk berniat memperbaiki nasib dan keadaan agar menjadi lebih baik dan menyenangkan. Niatkan untuk berbuat baik semaksimal mungkin kepada orang lain dengan kemampuan yang dimiliki di samping memperbaiki kualitas maupun sumber daya manusia yang dipunyai. Allah berfirman:
اِنْ اَحْسَنْتُمْ اَحْسَنْتُمْ لِاَنْفُسِكُمْ ۗوَاِنْ اَسَأْتُمْ فَلَهَاۗ فَاِذَا جَاۤءَ وَعْدُ الْاٰخِرَةِ لِيَسٗۤـُٔوْا وُجُوْهَكُمْ وَلِيَدْخُلُوا الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوْهُ اَوَّلَ مَرَّةٍ وَّلِيُتَبِّرُوْا مَا عَلَوْا تَتْبِيْرًا
’’Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri. Apabila datang saat hukuman (kejahatan) yang kedua, (Kami bangkitkan musuhmu) untuk menyuramkan wajahmu lalu mereka masuk ke dalam masjid (Masjidil Aqsa), sebagaimana ketika mereka memasukinya pertama kali dan mereka membinasakan apa saja yang mereka kuasai.’’ (QS al-Isra [17]: 7). Wallahu ‘alam bishowab












