“Latihan ini adalah latihan tahunan, yang tidak serta merta setiap Batalyon akan melaksanakannya karena keterbatasan anggaran. Oleh karenanya, kalian bersyukur dapat melaksanakan latihan seperti ini, sehingga kalian tahu bagaimana mekanisme bila terjadi perang konvensional secara terbuka,” ujarnya.
Kasad juga menyampaikan, perlunya evaluasi-evaluasi terhadap mekanisme latihan yang telah dilaksanakan sebagai ukuran pencapaian sasaran dari Proglatsi yang selama ini dilaksanakan meliputi komando dan pengendalian operasi, kerjasama antar kecabangan serta prosedur mekanisme koordinasi dan pengendalian bantuan tembakan.
“Hasil latihan ini hendaknya dapat dipertahankan, sehingga TNI AD siap dalam menghadapi kemungkinan ancaman yang terjadi di masa depan,” tutup Kasad.













