Setelah menerima pembekalan, para peserta menjalani latihan menggunakan pistol HS pada jarak 15 meter, revolver pada jarak 15 dan 25 meter, serta senjata V2 pada jarak 50 meter.
Adapun materi yang diberikan meliputi zero, menembak presisi, teknik menembak menggunakan barikade, hingga moving shooting atau menembak dalam kondisi bergerak.
Seluruh rangkaian latihan berlangsung dengan pengawasan instruktur berpengalaman dan menerapkan standar keamanan secara ketat. Melalui latihan yang dilaksanakan secara berkala tersebut, diharapkan kemampuan teknis, kepercayaan diri dan kesiapan personel dalam menghadapi berbagai tantangan tugas di lapangan terus meningkat.
Kapolres Demak, AKBP Samel menegaskan, kemampuan menembak merupakan salah satu kompetensi dasar yang harus dimiliki setiap anggota Polri. Namun, kemampuan tersebut harus diimbangi dengan kedisiplinan, tanggung jawab, serta kemampuan mengambil keputusan secara tepat sesuai prosedur dan ketentuan yang berlaku.













