“Jalur eksisting yang semula ada 16 jalur akan menjadi 20 jalur. Selain itu, hasil PNBP dapat digunakan untuk mengembangkan sistem otomatisasi pencucian KRL, serta upgrading fasilitas bangunan menjadi smart building yang lebih efisien, dan perbaikan infrastruktur lainnya,” jelas Hengki.
Peningkatan PNBP di Ditjen Perkeretaapian (DJKA) merupakan kontribusi dari sinergi antara Balai Perawatan Perkeretaapian dan PT Kereta Commuter Indonesia (PT KCI). Kerja sama kedua belah pihak bertujuan untuk meningkatkan keselamatan transportasi ramah lingkungan pada kereta api listrik perkotaan Jabodetabek. Depo KRL Depok memiliki peran penting dalam perawatan sarana yang menunjang operasional layanan transportasi publik.
Agenda penandatanganan Perjanjian Kerja Sama dilaksanakan di Jakarta pada Jumat, 13 September 2024. Penandatanganan PKS dilakukan oleh Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia, Asdo Artriviyanto, dan Kepala Balai Perawatan Perkeretaapian DJKA, Prayudi, di Stasiun KRL Sudirman Baru BNI City.













