Ia mengungkapkan kesuksesan ibu dalam konteks keluarga sangat penting guna membangun masyarakat, negara dan bangsa beradab. “Ini semua dilakukan dalam rangka bahagia, sukses suami, anak, jangan sampai tidak terurus anak, suami, jangan sampai kejar jabatan menyengsarakan suami, anak. Jujur semua keberhasilan yang dicapai kampus ini ada andil dari Ibu-ibu,” jelasnya.
Ikhtiar DWP dalam membangun perempuan hebat, solehah, “Terus ditingkatkan, ditepakan kepada orang lain, keluarga, masyarakat, agar Indonesia ini kuat, hebat. Bangunlah rumahku surgaku. Jangan sampai kedatangan Ibu di rumah itu menakutkan. Berikan kenyataan, agar disukai anak, termasuk suami. Kita hebat karena semuanya terlibat, bukan hanya milik Rektor, Dekan, pejabat, jangan egois,” paparnya.













