Dari hasil patroli tersebut, personel mengamankan satu pucuk senjata api campuran berupa pistol jenis airsoft gun Omega buatan Tiongkok, satu pucuk senapan angin, tujuh belas butir munisi kaliber 5,56 mm, tujuh butir munisi pistol kaliber 9 mm, satu butir munisi revolver kaliber 9 mm, serta sejumlah barang lainnya. Seluruh barang tersebut ditemukan di dalam sebuah tas yang berada di lantai ruang tengah bangunan utama.
Sesuai pelaksanaan patroli pada sasaran pertama, tim Satgas Koops TNI Habema kembali melaksanakan patroli, observasi menggunakan drone, dan pengamatan lanjutan terhadap sasaran kedua. Pengawasan dilakukan karena di dalam honai tersebut ditemukan bara api yang masih menyala sehingga diduga lokasi itu belum lama ditinggalkan.
Kepala Penerangan (Kapen) Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, mengatakan, “Satgas Koops TNI Habema akan terus melaksanakan patroli serta penindakan keamanan secara terukur guna mempersempit ruang gerak kelompok separatis bersenjata OPM yang masih berupaya mengganggu keamanan masyarakat. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat agar tetap aman serta kondusif.”













