BANDUNG, BEDAnews
Tim pemenangan Paten (Rieke – Teten) menghormati hasil quick count sejumlah lembaga survei mengenai Pilgub Jabar 2013, namun tim Paten menyatakan bahwa hasil ini bukan hasil akhir dan keputusan tetap.
Ketua Departemen Advokasi DPP PDIP Arteria Dahlan mengatakan, kemenangan pasangan Aher bukan berarti melemahkan pasangan kami untuk bisa memenangkan Pilgub Jabar. "Kita masih belum percaya, hitung-hitungan kami paling besar 32-33 persen. Dalam hitungan kami 5 persen margin error," terang Arteria didampingi Andreas Hugo Pareira di DPD PDI Perjuangan Jabar, Minggu (24/2) sore.
Arteria menambahkan, pihaknya yakin jika mengambil 2 persen, pasangan Aher belum tentu menjadi pemenang. “Kami masih yakin menang, atau dua putaran lah,” kata Arteria.
Menurut Arteria, fakta di lapangan menunjukkan ada sekitar 18 ribu temuan di beberapa daerah yang mereka tidak bisa melakukan pemilihan. Seperti misalnya 120 ribu buruh yang berada di Bekasi, Karawang, dan Purwakarta yang tak bisa mencoblos karena bekerja. "Harusnya mereka mencoblos, namun mereka harus bekerja saat pemilihan berlangsung," ucapnya lagi.
Sementara itu ditempat yang sama, Teten Masduki, calon wakil gubernur PATEN, menyatakan mengaku tak percaya sepenuhnya pada hasil penghitungan suara cepat ini. Ia menyatakan akan menunggu hasil penghitungan KPU Jabar.
Menurutnya bukan tak mungkin Pilgub Jabar menjadi dua putaran. “Bukannya tidak siap kalah, tapi kami masih menunggu hasil perhitungan resmi dari KPU,” ujar Teten. (Lanie)











