Menurut Aziz, sistem pertandingan menggunakan standard pertandingan Internasional WT.
“Pertandingan fair dan obyektif karena selain berbasis aplikasi TIIS, sistem pertandingan juga menggunakan aturan internasional dengan mengacu kepada rule of WT. Porprov juga dipimpin oleh wasit nasional dari berbagai daerah di tanah air. Antara lain Jawa Timur dan Kalimantan Selatan, termasuk wasit bersertifikasi nasional asal Maluku Utara,” ujarnya melalui keterangan, Senin (5/9).
Cabor taekwondo secara resmi dibuka oleh Ketua Pengprov taekwondo Maluku Utara, Lutfi Saleh, ST, dihadiri langsung oleh Ketua KONI Maluku Utara, Ketua KONI Ternate dan seluruh atlet, pelatih dan tim official serta para wasit.
Dalam sambutannya, Lutfi Saleh menekankan pentingnya gelaran Porprov ini sebagai salah satu bagian penting dari upaya Pengprov TI Maluku Utara dalam melihat kualitas para atlet yang lahir dari proses regenerasi pembinaan dan pengembangan prestasi diberbagai kabupaten/Kota di Maluku Utara.













