Oleh: Sugiyanto (SGY)-Emik (Pengamat Ibu Kota)
JAKARTA || Bedanews.com – Pada Selasa malam 2 Juni 2026 sekitar pukul 19:30 WIB, saya mengecek data nilai tukar melalui Google, yang saya sebut sebagai “Mbak Google” karena kemudahan akses serta kelengkapan data dan informasi yang disajikannya. Berdasarkan data kurs yang ditampilkan, nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp17.829,00 per 1 dolar Amerika Serikat (USD). Pada hari yang sama, berbagai sumber pasar juga menunjukkan bahwa kurs rupiah bergerak di kisaran Rp17.800-an per dolar AS.
Angka tersebut menunjukkan bahwa rupiah masih berada dalam tekanan yang cukup berat. Dalam beberapa bulan terakhir, pelemahan rupiah telah memunculkan berbagai kritik, kekhawatiran, dan perdebatan di tengah masyarakat. Kondisi ini dinilai dapat meningkatkan biaya impor, menambah beban pembayaran utang luar negeri pemerintah maupun sektor swasta, serta berpotensi mendorong kenaikan harga berbagai barang dan jasa di dalam negeri.













