Ayat ini mengingatkan bahwa tidak ada satu pun manusia yang dapat menghindar dari kematian. Hikmahnya: Mengingat kematian melembutkan hati, mematikan kesombongan, dan menguatkan semangat ibadah. Orang yang sering mengingat akhirat tidak akan larut dalam kelalaian dunia.
Pelajaran dari itu semua: Hidup ini sementara, maka jangan tunda kebaikan; Amal hari ini menentukan keadaan kita di alam kubur dan akhirat; Ramadan bisa jadi kesempatan terakhir dalam hidup kita, maka sambutlah dengan kesungguhan.
Pelajaran Ketiga: Membuka Hati dengan Taubat; Jika amal kita terasa kurang, jangan putus asa. Allah SWT berfirman:
Artinya: “Wahai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang sebenar-benarnya.” (QS. At-Tahrim: 8).
Dan firman-Nya:













